SUMPAH PEMUDA


EVIK/ XII MIPA/ 07

    28 Oktober Bangsa Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda, yang memiliki tujuan untuk melestarikan nilai-nilai yang bisa di teladan dalam semangat perjuangan kaum Pemuda pada kala itu. Dengan latar belakang perbedaan suku, bahasa, dan perbedaan lainnya dengan penuh keyakinan dan bertekad kuat, Para Pemuda membawa dampak yang luar biasa bagi perjalanan mencapai Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Semangat juang yang luar biasa membentuk dan menyatukan jiwa kaum Pemuda agar memiliki identitas yang sama, yaitu "Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Tanah Air, INDONESIA."
    Kaum muda zaman sekarang perlu memperingati hari bersejarah ini meskipun dengan waktu serta masalah dan juga tantangan yang dihadapi saat ini sudah berbeda. Bukan lagi tentang penjajahan secara fisik namun penjajahan secara nonfisik. Ancaman datang tidak hanya dari luar diri tetapi juga muncul di dalam diri kita. Penjajah yang tak kasat mata lebih berbahaya daripada penjajah yang kasat mata. Kaum muda zaman sekarang perlu meningkatkan dan menanamkan jiwa dan tekad untuk memberantas berbagai masalah dan ancaman yang dapat mengancam masa depan Bangsa Indonesia. Semangat Sumpah Pemuda harus terus dikobarkan dalam diri kita.
    Menyatukan tekad dan jiwa Sumpah Pemuda sering terjadi pro dan kontra, karena dalam hal ini bukan sebuah perkara yang kecil, namum sebuah kerkara besar yang perlu kerjasama antara Pemuda yang satu dengan Pemuda yang lainnya. Tanpa adanya kerjasama yang baik, visi dan misi yang direncanakan sudah untuk diwujudkan. Semangat Sumpah Pemuda perlu benar-benar tertanam dalam diri kita agar semua dapat terlaksana sesuai yang diharapkan dan dapat mengubah Bangsa Indonesia menjadi lebih baik dari sebelumnya.
    Mudahnya terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menjadi salah satu fenomena yang terjadi dengan tujuan memecah belah para kaum muda saat ini. Salah satu contoh, mahasiswa dan pelajar dengan mudahnya melakukan tawuran hanya karena terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab agar kedua belah pihak saling menjatuhkan dan bermusuhan. Kurangnya semangat Sumpah Pemuda membuat mereka mempermasalahkan hal yang sebenarnya sepele. Kini saatnya kita sebagai kaum muda yang terpelajar perlu merubah diri dan sikap, tanamkan jiwa semangat Sumpah Pemuda karena masa depan Bangsa Indonesia di kemudian hari ada di tangan kaum muda sekarang. 

Komentar