LAPORAN HASIL OBSERVASI 
BELIMBING WULUH
OLEH : EVIK H/X MIPA/08


     Tumbuhan Belimbing Wuluh atau di sebut juga Belimbing Asam, Belimbing Sayur, yang memiliki nama latin Averrhoa Belimbi merupakan tanaman yang memiliki buah berasa asam yang kaya khasiat sering digunakan sebagai bumbu sayur dan campuran jamu. Belimbing Wuluh di duga berasal dari Kepulauan Maluku dan kini sudahbtersebar di seluruh Indonesia.
     Tumbuhan Belimbing Wuluh memiliki batang yang keras, tingginya mencapai 11 meter, batang tidak bercabang, bunganya berwarna merah hingga unggu dan berbentuk seperti bintang, buahnya berasa asam dan berwarna hijau.
     Belimbing Wuluh termasuk Suku atau Familia Oxalidaceae. Tumbuhan ini dapat mudah kita jumpai di daerah dengan ketinggian 500 meter diatas permukaan laut. Daya tahannya yang tinggi untuk hidup membuat Belimbing Wuluh dijadikan sebagai pelindung. Cukup mendapatkan paparan sinar matahari merupakan tempat tumbuh kembangnya yang ideal.
 Belimbing wuluh tidak terlalu banyak membutuhkan banyak air untuk merawatnya. Dapat berkembang di tempat lembab seperti di pekarangan belakang rumah yang dekat dengan kamar mandi sehingga sering di pilih sebagai tanaman sebagai pelindung dinatas kolam ikan.
 
   Selain itu Belimbing Wuluh memiliki banyak manfaat diantaranya yaitu, obat untuk batuk, obat untuk rematik, obat untuk panu, obat untuk pegal linu, obat untuk mengatasi diabetes, obat untuk darah tinggi, obat tradisional untuk sariawan, obat gondongan, dan obat sakit gigi. Ternyata Belimbing Wuluh juga mengandung protein dan kalsium, yang sangat berpengaruh terhadap tibuh kita terutama protein.

Komentar